9-9-2017 ayaartta

“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih;
dan kesendirianku… sebengis kematian…

Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…,
di dalam pikiran malam.

Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.

Dan, ini berlangsung dalam semenit
dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang,
sepatah kata,
sebuah desakan
dan…
sekecup ciuman”

Senandung lala..la.. untuk Yogyakarta, kota penuh cinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *